Langsung ke konten utama

Kram Perut - Penyebab, Ciri dan Mengobatinya


Kram Perut adalah nyeri yang terjadi karena kontraksi pada otot yang berlebihan. Kontraksi ini bisa terjadi pada otot skeletal seperti otot dinding perut atau juga otot yang menyusun organ dalam seperti otot di rahim, otot di sekitar usus. Namun Kram perut biasanya memberikan rasa nyeri luar biasa seperti tertarik di bagian dalam perut.

Kram perut sangat terasa di bagian manapun dari perut, ini bisa tergantung otot di organ apa yang sedang berkontraksi. Contoh saja Sakit maag atau sakit lambung merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan penyakit ulkus peptikum ataupun munculnya luka di saluran cerna. Luka ini biasanya terjadi dibagian lambung ataupun di usus dua belas jari.

Penyebab Kram Perut

Kram perut bisa saja disebabkan oleh berbagai hal di luar kondisi fisiologi tubuh penderitanya, yakni bisa saja dari minuman, makanan, stres, bisa juga terjadi (Bagi wanita) saat menstruasi. Selain itu kram perut bisa juga terjadi karena  telat makan dan juga berada di ruang AC terlalu lama. Rasa nyeri serta kaku pada perut ini bisa tiba-tiba muncul saat kita melakukan aktivitas, ini juga merupakan Ciri-Ciri Kram Perut yang biasa terjadi. Penyebab kram perut juga sangat bervariasi, namun Pada wanita kram perut sering terjadi ketika hari pertama datang bulan.

Gejala

Pada dasarnya, sakit perut  atau Kram Perut merupakan sebuah gejala dari sejumlah penyakit lain. Jika gejala Kram Perut atau sakit perut yang Anda alami tidak membaik atau disertai gejala-gejala seperti di bawah ini, disarankan untuk menemui dokter:

  • Muntah-muntah selama beberapa hari.
  • Perut terasa sakit jika disentuh.
  • Buang air kecil terasa sakit atau terlalu sering.
  • Serangan demam.
  • Rasa sakit berasal dari cedera pada perut.
  • Tidak bisa buang air besar.

Diagnosis dan Pengobatan Kram Perut

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, Kram Perut atau Sakit perut umumnya merupakan gejala dari penyakit lain. Penyebab Kram perut bisa didiagnosis melalui sejumlah cara. Yang paling umum dilakukan dengan memeriksa kondisi fisik pasien dengan menekan sejumlah bagian titik di bagian perut pasien. Pemeriksaan ini akan dikombinasikan juga dengan gejala yang dialami oleh pasien untuk memudahkan para dokter dalam mendiagnosis penyebab munculnya rasa sakit di perut.

Dokter akan memeriksa kondisi fisik pasien dan juga akan melakukan beberapa tes pemindaian seperti X-ray, Ultrasonografi, atau MRI. Serangkaian ini akan membantu dokter dalam mendiagnosis kemungkinan adanya Peradangan, Patah tulang, Tumor, atau masalah-masalah lainnya. Dokter mungkin akan mengumpulkan urine, darah, dan sampel kotoran (tinja) pasien untuk memeriksa kemungkinan adanya pengaruh virus, bakteri, atau infeksi parasit.

Baca Juga

loading...