Langsung ke konten utama

Penyebab Gatal di Selangkangan Paha Pria dan Wanita

Gatal di selangkangan

Perlu anda ketahui, bahwa Penyebab Gatal di Selangkangan atau Gangguan permukaan kulit selangkangan ditandai dengan kulit kemerahan, Gatal dengan luka yang keluar cairan, umumnya keadaan ini kemungkinan disebabkan berbagai penyakit, seperti:

Dermatomikosis atau tinea yakni infeksi akibat jamur kulit memerah gatal dan semakin meluas bahkan dapat menghitam di daerah selangkangan.
Herpes yakni infeksi akibat virus menyebabkan kulit merah, gatal, perih, timbul lenting isi cairan.
Dermatitis kontak iritan yakni iritasi akibat bahan tertentu seperti detergent, minyak, bahan pembersih.

Penting untuk anda ketahui memeriksakan keadaan kulit (Gatal selangkangan) ini ke dokter terutama dokter spesialis kulit kelamin sebab diagnosis penyakit kulit akan sangat efektif bila diperiksa secara langsung, bila perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti bila ada keputihan diperiksa di mikroskop cairannya.

Untuk Pengobatannya tergantung dari penyebabnya seperti bila jamur akan diberikan obat antijamur golongan azole yang dipleskan rutin hingga kulit seperti kulit normal dan dapat dicampur dengan golongan kortikosteroid untuk meredakan reaksi gatal dan merah akibat radang namun hanya digunakan sedikit dan cukup beberapa kali sebab efek sampingnya akan memperparah jamur bila terlalu lama, selain itu dapat digunakan golongan antihistamin untuk gatalnya.

Penggunaan obat antivirus baik tablet atau oles, disertai penggunaan obat nyeri persarafan seperti gabapentin atau obat nyeri golongan OAINS atau NSAID. Bila akibat iritasi dokter dapat membrikan campuran antibiotik kortikosteroid dengan pelembab. Bila keadaan saat diperiksa cukup parah infeksinya maka dapat ditambahkan campuran salap anti jamur dan antibiotik sebab pertumbuhan kuman diselangkangan cukup bervariasi karena lembab.

Selain pengobatan perlu untuk menjaga kebersihan area selangkangan, ganti celana bila telah lembab, tidak gunakan celana ketat, gunakan celana dalam longgar dan berbahan katun serap keringat.

Bila dapat dirumah tidak kenakan celana dalam. Hindari penggunaan pembalut. Penggunaan pembalut terlalu lama jarang diganti atau tidak menjaga kebersihan selangkangan atau penggunaan wc duduk umum dapat menularkan infeksi kulit. (dr. Fenita Antonius, alodokter)

Baca Juga

loading...